Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Daftar Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shodaqoh Resmi Di Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sudah memberikan rekomendasi dan dilanjutkan dengan pemberian izin oleh Kementerian Agama pada Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh
Berikut Daftar Lembaga Amil Zakat Resmi di Indonesia yang sudah mengantongi rekomendasi dari BAZNAS dan Ijin dari Kementerian Agama :

LAZ Skala Nasional
LAZ Rumah Zakat Indonesia
LAZ Daarut Tauhid
LAZ Baitul Maal Hidayatullah
LAZ Dompet Dhuafa Republika
LAZ Nurul Hayat
LAZ Inisiatif Zakat Indonesia
LAZ Yatim Mandiri Surabaya
LAZ Lembaga Manajemen Infak Ukhuwah Islamiyah
LAZ Dana Sosial Al Falah Surabaya
LAZ Pesantren Islam Al Azhar
LAZ Baitulmaal Muamalat
LAZ Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdatul Ulama (LAZIS NU)
LAZ Global Zakat
LAZ Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZIS MU)
LAZ Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
LAZ Perkumpulan Persatuan Islam
LAZ Rumah Yatim Arrohman Indonesia

LAZ Skala Provinsi
LAZ Baitul Maal FKAM
LAZ Semai Sinergi Umat
LAZ Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (DASI) NTB
LAZ Dompet Sosial Madani (DSM) Bali
LAZ Harapan Dhuafa Banten
LAZ Solo Peduli Ummat
LAZ Dana Peduli Umat Kalimantan Timur

LAZ Skala Kabupaten/ Kota
LAZ Yayasan Kesejahteraan Madani
LAZ Swadaya Ummah
LAZ Ibadurrahman
LAZ Abdurrahman Bin Auf
LAZ Komunitas Mata Air Jakarta
LAZ Bina Insan Madani Dumai
LAZ DSNI Amanah Batam
LAZ Rumah Peduli Umat Bandung Barat
LAZ Ummul Quro’ Jombang
LAZ Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Mal Madinatul Iman
LAZ Dompet Amanah Umat Sedati Sidoarjo

Saat ini BAZNAS masih terus melakukan verifikasi LAZ yang meminta rekomendasi untuk mendapatkan ijin operasional dari Kementerian Agama.
Read More

Kisah Nyata Tragis Kampung Pezina LGBT di Indonesia Lenyap Dalam Semalam

Inilah Kisah Nyata Tragis Kampung Pezina LGBT di negeri kita
Kisah Nyata Tragis Kampung Pezina

DUKUH LEGETANG,SEBUAH DESA YANG LENYAP DALAM SEMALAM

Ada sekelumit kisah nyata yang pernah terjadi pada sebagian bangsa ini yang mungkin kita telah lupa. Dan sayangnya, Peristiwa yang penuh dengan pelajaran ini sama sekali tidak disinggung-singgung sedikit pun di dalam buku pelajaran di sekolah. Kita dan anak-anak kita tidak pernah tahu jika ada suatu desa yang penduduknya nyaris sama dengan kaum Sodom-Gomorah, senang bermaksiat, yang terkubur seluruhnya dalam satu malam hingga tidak bersisa. Satu desa bersama seluruh penduduknya lenyap dalam satu malam tertutup puncak sebuah gunung yang berada agak jauh dari lokasi desa itu.

Inilah kisah tentang Dukuh Legetang, yang masuk dalam wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Kejadiannya di tahun 1955.

Pada saat itu, Dukuh Legetang yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, merupakan sebuah dukuh yang makmur. Berbagai kesuksesan di bidang pertanian menghiasi kehidupan dukuh (desa) itu.

Penduduknya cukup makmur dan kebanyakan para petani yang cukup sukses. Mereka bertani sayuran, kentang, wortel, kobis, dan sebagainya.

Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah dan sayur yang dihasilkan juga lebih baik dari yang lain.

Namun bukannya mereka bersyukur, dengan segala kenikmatan ini mereka malah banyak melakukan kemaksiatan. Barangkali ini yang dinamakan “istidraj” atau disesatkan Allah dengan cara diberi rezeki yang banyak namun orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan.

Masyarakat Dukuh Legetang umumnya ahli maksiat. Perjudian di dukuh ini merajalela, begitu pula minum-minuman keras. Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger, sebuah kesenian tradisional yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan. Ada juga anak yang malah melakukan kemaksiatan bersama ibunya sendiri. Beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh ini.

Pada suatu malam, 17 April 1955, turun hujan yang amat lebat di dukuh itu. Tapi masyarakat Dukuh Legetang masih saja tenggelam dalam kemaksiatan. Barulah pada tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti sebuah bom besar dijatuhkan di sana, atau seperti suara benda yang teramat berat jatuh. Suara itu terdengar sampai ke desa-desa tetangganya. Namun malam itu tidak ada satu pun yang berani keluar karena selain suasana teramat gelap, jalanan pun sangat licin.

Pada pagi harinya, masyarakat yang ada di sekitar Dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu barulah keluar rumah dan ingin memeriksa bunyi apakah itu yang terdengar amat Cumiakkan telingan tadi malam. Mereka sangat kaget ketika di kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah terbelah, rompal. Dan mereka lebih kaget bukan kepalang ketika melihat Dukuh Legetang sudah tertimbun tanah dari irisan puncak gunung tersebut. Bukan saja tertimbun tapi sudah berubah menjadi sebuah bukit, dengan mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini sudah menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan Dieng…

Seperti diceritakan oleh salah satu saksi hidup peristiwa ini, Toyib (71) ‘’Suara ‘guntur ’-nya (sebutan longsor di daerah setempat) itu sampai terdengar ke rumah saya. Padahal, rumah saya Desa Kepakisan,’’ kisah Toyib yang saat peristiwa itu berusia 11 tahun. Lanjut Toyib, akan tetapi karena gelapnya malam dan hawa dingin menusuk tulang, membuat warga yang mendengar suara mengejutkan itu tidak berani keluar rumah untuk memeriksanya.

Baru esok paginya diketahui, ternyata suara itu berasal dari longsoran lereng sisi tenggara Gunung Pengamun-amun yang tepat menimpa Dukuh Legetang. Dari kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah ‘rompal’ (Jw. Terbelah).

Bukan saja tertimpa tapi juga berubah menjadi sebuah bukit yang mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini berubah menjadi gundukan tanah menyerupai bukit.

Menyadari peristiwa itu, sontak masyarakat di sekitar Dukuh Legetang terkejut. Kemudian banyak yang berteriak ‘Legetang guntur !’, situasi saat itu menjadi ramai dan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melihat lokasi kejadian.

‘’Walaupun dusun yang lain juga hampir sama, tapi Dukuh Legetang sudah terlalu parah, terutama maksiat-maksiat masalah seks bebas,’’ kata Toyib.

Dari 351 korban jiwa, terdapat 19 orang yang berasal dari luar Dukuh Legetang. Sementara itu, masih ada dua orang warga asli Legetang yang selamat dari bencana tersebut.

‘’Yang hidup cuma disisakan dua sama Allah, itu perempuan semua. Mungkin disisakan dua biar untuk sejarah keadaan desa sini, tapi sekarang sudah meninggal,’’ imbuhnya.

Masyarakat sekitar terheran-heran. Seandainya Gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu pasti hanya akan menimpa lokasi di bawahnya. Akan tetapi kejadian ini jelas bukan longsornya gunung. Antara Dukuh Legetang dan Gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Namun sungai dan jurang itu sama sekali tidak terkena longsoran. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu malam tadi terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.

Siapa yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Yang Maha Kuasa?

Dan apabila gunung-gunung diterbangkan,” (QS. at-Takwir: 3).

Untuk memperingati kejadian itu, pemerintah setempat mendirikan sebuah tugu yang hari ini masih bisa dilihat siapa pun.
Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:

“TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG
SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA
SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN
PADA TG. 16/17-4-1955″
Kisah Nyata Tragis Kampung Pezina

Salah seorang saksi tragedi Legetang, Suhuri warga Pekasiran RT 03/04 yang kini berusia sekitar 72 tahun mengatakan, musibah terjadi malam hari pukul 23.00 saat musim hujan. ”Saya dan beberapa teman malam itu tidur di masjid. Saya baru dengar kabar gunung Pengamunamun longsor jam tiga pagi,” katanya. Suhuri mengaku lemas seketika begitu mendengar kabar tersebut, karena kakak kandungnya, Ahmad Ahyar, bersama istri dan 6 anaknya tinggal di dusun Legetang. Namun Suhuri maupun keluarganya dan warga lain tak berani langsung ke dusun yang berjarak sekitar 800 meter dari pusat desa Pekasiran, karena beredar kabar tanah dari lereng gunung Pengamunamun masih terus bergerak.
Kisah Nyata Tragis Kampung Pezina

Lenyapnya desa Legetang dan penghuninya juga menyimpan misteri, karena Suhuri dan beberapa warga Desa Pekasiran lain seusianya yang kini masih hidup mengatakan, antara kaki gunung sampai perbatasan kawasan pemukiman di dusun itu sama sekali tidak tertimbun, padahal jaraknya beberapa ratus meter. ”Longsoran tanah itu seperti terbang dari lereng gunung dan jatuh tepat di pemukiman. Sangat aneh”, kata Suhuri sembari menjelaskan, gejala lereng gunung akan longsor sudak diketahui 70 hari sebelum kejadian. Para pencari rumput pakan ternak dan kayu bakar untuk mengasap tembakau rajangan di samping untuk memasak, melihat ada retakan memanjang dan cukup dalam di tempat itu. Tapi tanda-tanda tadi tak membuat orang waspada, meski sering jadi bahan obrolan di Legetang. Orang baru menghubung-hubungkan soal retakan di gunung itu setelah Legetang kiamat,” katanya.
Waktu itu semua orang tercengang dan suasana mencekam melihat seluruh kawasan dusun Legetang terkubur longsoran tanah. Tak ada sedikit pun bagian rumah yang kelihatan. Tanda-tanda kehidupan penghuninya juga tak ada, kenang Suhuri.

Sungguh kisah tenggelamnya dukuh Legetang ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa azab Allah swt yang seketika itu tak hanya terjadi di masa lampau, di masa para nabi, tetapi azab itu pun bisa menimpa kita di zaman ini. Bahwa sangat mudah bagi Allah swt untuk mengazab manusia-manusia lalim dan durjana dalam hitungan detik. Andaikan di muka bumi ini tak ada lagi hamba-hamba-NYa yang bermunajat di tengah malam menghiba ampunan-Nya, mungkin dunia ini sudah kiamat.

Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah (bekas) dukuh Legatang maka akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang jalan itu Anda mungkin akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai jilbab panjang dan atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu masyarakat yang agamis, bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga desanya yang penuh dengan kemaksiatan. Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke masjid untuk mendengarkan kajian dari Ustadz Muhammad As Sewed. Ya, hampir semua masyarakat Pakisan aktif mengikuti kajian dan da’wah.

Alhamdulillah.

Wallahu a’lam bisshawab.
Read More

Download Al-Quran Digital AYAT plus Tajwid, Terjemah, Murottal

Al-Quran Digital "AYAT" - Anda mungkin sudah menginstall berbagai program aplikasi di smartphone android maupun di komputer/laptop seperti Instagram, Facebook, Twitter, Path, dan aplikasi lainnya. Setiap jam, menit, bahkan detik Anda selalu membuka smartphone android hanya sekedar melihat status facebook atau browsing informasi terbaru di internet.  Namun, apakah Anda sudah memiliki aplikasi Al-Quran di smartphone dan PC komputer Anda?

Ada banyak sekali software al-Qur’an digital yang beredar luas. Banyak namanya, banyak macamnya, banyak jenisnya dan banyak kelebihannya masing-masing. Namun di antara semua software tersebut, yang menurut kami cukup lengkap fiturnya dan mudah dalam penggunaannya adalah software al-Qur’an digital “Ayat”.

Aplikasi ini dibuat oleh KSU(King Saud University)-Electronic Mosshaf Project. Kelebihan aplikasi software ini dibandingkan aplikasi Al Qur’an yang lainnya adalah tersedia tafsir dan Anda dapat memutar ayat tertentu sesuai pilihan Anda.
Aplikasi Ayat ini adalah aplikasi Al Qur'an terlengkap karena mempunyai fitur yang lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi sejenis. Fitur yang tersedia di aplikasi Ayat:
  • Terjemahan Al Qur’an dalam 20 bahasa termasuk bahasa Indonesia
  • Tafsir Jalalain terjemahan dalam bahasa Indonesia
  • MP3 murottal Al-Quran dari 20 lebih qori’ imam terkemuka dunia
  • Mudah untuk menghafal A-Quran
  • Bisa memilih dan mengulang ayat atau halaman tertentu yang ingin dihafalkan
  • Mode menghafal Al-Quran dengan menggunakan highlight ayat
  • Mode tilawah untuk membaca Al-Quran
  • Tersedia tempat untuk pencarian ayat atau terjemahan
  • Tersedia untuk OS windows, Mac, linux, iOS, dan android
Bagi Anda yang ingin menghafalkan Al Quran, aplikasi Ayat ini sangat cocok karena Anda dapat memilih ayat Al Qur’an yang akan Anda hafalkan dan mengulanginya. Anda dapat download aplikasi Ayat pada link dibawah

Download Aplikasi Ayat Al-Qur’an Digital Untuk Android


Cara install software aplikasi Al Qur'an di komputer PC:
  1. Ekstrak file yang sudah didownload.
  2. Klik untuk install software aplikasi tersebut.
  3. Setelah selesai install pilih bahasa yang akan digunakan.
Cara menggunakan software aplikasi Ayat di komputer
Berikut ini adalah panduan bagaimana cara menggunakan aplikasi Ayat
 Al-Quran Digital AYAT
Menu nomor 1 adalah untuk memilih Surat yang akan Anda baca.
Menu nomor 2 adalah untuk memilih ayat yang akan Anda baca.
Menu nomor 3 adalah untuk memilih halaman yang akan Anda baca.
Menu nomor 4 adalah untuk memilih juz yang akan Anda baca.
Menu nomor 5 adalah untuk berpindah ke halaman sebelumnya.
Menu nomor 6 adalah untuk berpindah ke halaman selanjutnya.

Cara menggunakan Tafsir dan Audio Murottal Al Quran
Untuk dapat menggunakan tafsir dan audio murottal, Anda perlu download terlebih dahulu. Caranya:
Download Al-Quran Digital AYAT
Untuk dapat mendowload, Anda harus klik tombol PLAY audio terlebih dahulu.
Klik menu nomor 1 untuk download tafsir yang akan Anda pilih.
Klik menu nomor 2 untuk memilih tafsir dan bahasa yang akan digunakan.
Klik menu nomor 3 untuk download audio murottal.
Klik menu nomor 4 untuk download bacaan tajwid berdasarkan halaman.

Link Download Aplikasi Ayat Al-Qur’an Digital
Aplikasi utama, inilah yang harus Anda download untuk bisa memakai aplikasi ini >> Ayat-v1.4_standard.zip

Link Download Extension Pack
Untuk menambah fitur aplikasi ayat al-qur’an digital, download dan install extension pack ini setelah menginstall aplikasi di atas:
Images Pack, untuk menampilkan tulisan halaman-halaman Qur’an dalam versi elektronik >> images.ayt
Images Pack Tajwid, untuk menampilkan tajwid halaman-halaman Qur’an dalam versi elektronik >> images_tajweed.ayt
Images Pack Warsh, untuk menampilkan ayat-ayat dalam riwayat warsh >> images_warsh.ayt
Tafsir Pack, untuk menampilkan tafsir Qur’an dari berbagai versi (As-Sa’dy, Ibnu Katsir, Qurtubi, Thabari, Baghawy, I’rab al-Qur’an) >> tafasir.ayt
Translation Pack, untuk menampilkan Qur’an dalam terjemah 20 bahasa, termasuk bahasa Indonesia >> tarajem.ayt
Link Download Audio Al-Qur’an Digital
Untuk membuat aplikasi lebih lengkap lagi, download dan install link ekstensi murattal dari beberapa Qari berikut:
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh Ali Hudzaifi → Hudhaify_32kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Sa’ad Al-Ghamidi → Ghamadi_40kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh Al-Minshawy → Minshawy_Murattal_48kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh Abdul Basith → Abdul_Basit_Murattal_40kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh al-Husary → Husary_40kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh Misyari al-Afasy → Alafasy_64kbps.cq.ayt
Murattal Qur’an 30 Juz oleh Syaikh Khalifa at-Tunaiji → khaleefa_96kbps.cq.ayt
Read More

Hukum Membaca Ramalan ZODIAK atau SHIO

Hukum Membaca Ramalan ZODIAK atau SHIO
Ilmu terkait bintang dan benda langit, ada dua,
Pertama, ilmu astronomi. Itulah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit (seperti bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi.

Ilmu ini termasuk ilmu pengetahuan alam, yang hukum asalnya adalah mubah.

Kedua, ilmu astrologi. Ilmu yang mempelajari gerakan benda-benda langit, terutama matahari, bulan, planet dan gugus bintang untuk diterjemahkan dengan kenyataan yang ada di bumi dan pengaruhnya terhadap taqdir masa depan.

Ilmu astrologi sangat kental dengan unsur mistis, dan ditunggangi dengan ideologi. Karena itu, ilmu astrologi yang tersebar di masyarakat, menggunakan pendekatan yang berbeda-beda, tergantung dari ideologi dan mitos yang melatar belakanginya.

Ada astrologi barat, astrologi tiongkok, astrologi weda (Jyotish), dan masih banyak yang lainnya. Semuanya tidak lepas dari mitos paganisme.

Jika kita tarik ke belakang, ada diantara umat manusia yang Allah ceritakan dalam al-Quran, yang mereka menyembah benda-benda langit dan mereka lambangkan dengan berhala di bumi. Merekalah umatnya Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Kaum Pagan Babylonia, yang mengagungkan rasi bintang.

Allah menceritakan dalam al-Quran, debat antara Ibrahim dengan mereka,

وَكَذَلِكَ نُرِي إِبْرَاهِيمَ مَلَكُوتَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلِيَكُونَ مِنَ الْمُوقِنِينَ . فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَى كَوْكَبًا قَالَ هَذَا رَبِّي فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَا أُحِبُّ الْآَفِلِينَ . فَلَمَّا رَأَى الْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَذَا رَبِّي فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَئِنْ لَمْ يَهْدِنِي رَبِّي لَأَكُونَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّالِّينَ . فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَذَا رَبِّي هَذَا أَكْبَرُ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ

Demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin. Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam”. Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat”. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”. Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. (QS. al-An’am: 75 – 78).

Ibrahim membantah sikap kaumnya yang mengagungkan benda-benda langit, terutama bintang, bulan dan matahari. Mereka jadikan sebagai tempat menggantungkan harapan dan doa.

al-Hafidz Ibn Katsir mengatakan,

وبين في هذا المقام خطأهم وضلالهم في عبادة الهياكل، وهي الكواكب السيارة السبعة المتحيرة

Ibrahim menjelaskan di tempat itu, kesalahan dan kesesatan mereka yang menyembah haikal, yaitu bintang berjalan yang julahnya tujuh. (Tafsir Ibnu Katsir, 3/292).

Kemudian Ibnu Katsir menyebutkan nama-nama bintang mereka.
Ada kemungkinan, bisa jadi astrologi yang dikembangkan masyarakat di zaman ini, sejatinya pelestarian dari ajaran raja namrud dan para musuh Nabi Ibrahim. Kaum pagan yang mengagungkan benda-benda langit. Mereka dikendalikan oleh mitos, bahwa benda langit itu mengendalikan takdir di bumi. Tidak jauh berbeda dengan model zodiak dan shio yang menjadi rubrik sampah di koran.

Astrologi, Cabang Sihir
Dalam kajian aqidah, ilmu astrologi, yang menghubungkan rasi bintang dengan karakter manusia dinamakan tanjim (ilmu nujum). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggolongkan ilmu ini sebagai cabang ilmu sihir. Dalam hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ اقْتَبَسَ عِلْمًا مِنَ النُّجُومِ، اقْتَبَسَ شُعْبَةً مِنَ السِّحْرِ زَادَ مَا زَادَ

Siapa yang mempelajari ilmu nujum, berarti dia telah mempelajari sepotong bagian ilmu sihir. Semakin dia dalami, semakin banyak ilmu sihir pelajari. (HR. Ahmad 2000, Abu Daud 3905, Ibn Majah 3726, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Hadis ini menunjukkan ancaman terhadap mereka yang menggunakan astrologi sebagai acuan menebak karakter atau sifat, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mensejajarkan ilmu ini dengan ilmu sihir.

Mengapa termasuk sihir? Kita simak keterangan Al-Munawi berikut,

لأنه يحكم على الغيب الذي استأثره الله بعلمه فعلم تأثير النجوم باطل محرم

“Karena ilmu nujum isinya menebak-nebak hal yang ghaib, yang Allah rahasiakan. Maka ilmu tentang pengaruh bintang, adalah ilmu yang batil, hukumnya haram.” (Faidhul Qadir, 6/80)

Karena itulah, mereka yang menggunakan ilmu ini untuk meramal, tidak berbeda dengan dukun peramal. Sehingga orang yang mendatanginya, dihukumi sebagaimana orang yang mendatangi dukun.

Orang yang membaca ramalan bintang/zodiak atau Shio baik itu di majalah, koran, website, melihat di TV ataupun mendengarnya di radio memiliki rincian hukum seperti hukum orang yang mendatangi dukun, yaitu sebagai berikut:
  • Jika ia membaca zodiak atau shio, meskipun ia tidak membenarkan ramalan tersebut maka hukumnya adalah haram, sholatnya tidak diterima selama 40 hari. Dalilnya adalah sabda Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam yang artinya,
Barangsiapa yang mendatangi peramal, lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.” (HR. Muslim)
  • Jika ia membaca zodiak atau shio, kemudian membenarkan ramalan tersebut, maka ia telah kufur terhadap ajaran Muhammad Shallahu alaihi wasallam. Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam bersabda.
Barang siapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun, lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kufur dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallahu alaihi wasallam.” (Hadits sahih Riwayat Imam Ahmad dan Hakim).

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3).

Al Qurtubi mengatakan, ”Barangsiapa menyerahkan urusannya sepenuhnya kepada Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhannya.” (Al Jami’ Liahkamil Qur’an, 18: 161).

Jika Allah jadi satu-satunya sandaran, maka rizki, jodoh, dan segala urusan akan dimudahkan oleh Allah Ta’ala.

إِنْ أُرِ‌يدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّـهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ

Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Hud: 88)

Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
Source:konsultasisyariah.com
Read More

Software Al-Quran dan Kumpulan Hadist Lengkap Terjemah

Software Al-Quran dan Kumpulan Hadist
Download Software Al-Quran dan Kumpulan Hadist - Di dalam aplikasi AlQuran ini kalian tidak hanya mendapat AlQuran dan Hadist saja, karena di dalam aplikasi ini terdapat banyak EBook islami yang menambah manfaat bagi kita semua dalam wawasan keislaman. Software Al-Quran dan Hadist ini cocok untuk media pembelajaran, mendalami islam, dsb. Allah Swt mewajibkan seluruh umatnya untuk mencari dan menuntut ilmu, maka dengan kalian mendownload dan niat untuk menggunakan aplikasi ini dengan berguna maka InsyaAllah kalian sudah mendapat pahala.

Belum lagi jika kalian sudah mendownload aplikasi ini dan membaca nya dengan hati yang ikhlas, InsyaAllah kalian akan diberi pahala yang banyak dan hidup kalian menjadi berkah, Allahuma Amiin. Sedang nama dari software ini adalah SalafiDB 4.0 yang sudah cukup terkenal dan mendapat banyak pujian karena isi yang lengkap untuk pedoman umat manusia di seluruh dunia. Software ini tersedia dalam 2 versi yakni salafiDB 4.0 versi Windows dan tersedia juga versi Linux.

Salafi juga menyertakan tafsir Ibnu Katsir yang populer menjadi rujukan di berbagai universitas Islam di dunia, menghimpun hadits-hadits shahibul Bukhari dan Muslim, Al Arba'un An Nawawiyyah dan Riyadhus Shalihin sebagai kitab rujukan yang sangat direkomendasikan agar terhindar dari propaganda doktrin bid'ah dan beragam kesyirikan yang sering kali dikemas dalam kiasan 'bernuansa' Islam.

Isi dari Software SalafiDB 4.0 ini adalah:
  1. Al-Qur’an dan terjemahan dalam bahasa Indonesia
  2. Tafsir Ibnu Katsir (dalam bahasa Inggris)
  3. Shahih Bukhari dalam bahasa Indonesia
  4. Shahih Muslim dalam bahasa Indonesia
  5. Bulughul Maram Imam Ibnu Hajar Al-Ashqalani dalam bahasa Indonesia
  6. Riyadhus Shalihin Imam Nawawi dalam bahasa Indonesia
  7. Hadits Arba’in Imam Nawawi dalam bahasa Indonesia
  8. Kumpulan fatwa ulama Arab Saudi Lajnah Da’imah (dari http://fatwa-ulama.com) berbahasa Indonesia
  9. Kumpulan (mirror) dari situs http://almanhaj.or.id berbahasa Indonesia
  10. Kumpulan e-book berisi penjelasan-penjelasan yang sangat penting untuk umat Islam termasuk menjelaskan pokok-pokok penyimpangan ajaran Islam (ini sangat penting) dalam bahasa Indonesia.
Fitur-Fitur Software SalafiDB 4.0:
  • Tidak perlu koneksi Internet
  • Telusur Al-Qur'an, Hadits dan artikel terpadu.
  • Hasil telusur diurut berdasarkan skor kedekatan (seperti Google).
  • Telusur Al-Qur'an dengan transliterasi.
  • Tayangan visual hubungan antar dokumen.
  • Analisa secara tata-bahasa ayat-ayat Al-Qur'an.
  • Editor cetak
  • Jelajah (browse) seluruh isi dokumen (mirip tampilan e-book)
  • Preferensi tema tampilan tema.
  • Index dan tema update
Cara Instalasi Software SalafiDB 4.0
Windows Version
  • Selesai Medownload
  • Double-click file tersebut
  • Pada jendela dialog, tentukan instalasi direktori (misalnya c:\)
  • Jalankan program dgn double-click salafidb.exe
  • Catatan: apabila File Explorer dibuka otomatis, Explorer tsb bisa langsung ditutup.
Linux & MAC
  • Download installer untuk Linux/Mac & unzip file tsb
  • Install JRE dan font Arabic; lihat manual OS anda
  • Untuk Linux download: JRE 6 (1.6)
  • Untuk Mac download: Java SE 6
  • Buka console dan pindah ke direktori salafidb
  • Run: java -version dan pastikan bahwa versi java anda adalah 1.6
  • Run: chmod +x run.sh
  • Run: sh run.sh untuk memulai program.
Super lengkap bukan isi Software Alquran Dan hadist ini, jadi serasa memiliki perpustakaan sendiri. Anda bisa download dan miliki secara gratis melalui link dibawah ini:

Download Software SalafiDB 4.0 Untuk Windows dan Linux 

Atau anda bisa kunjungi situs SalafiDB di https://sites.google.com/site/salafidb/
Silahkan download dan sebarkan software ini kepada teman, keluarga dan kaum muslim agar mereka juga bisa menikmati software islami yang sangat lengkap dan sangat bermanfaat.
Read More

Adab Muslim Dalam Urusan Hutang-Piutang

Adab Muslim Dalam Urusan Hutang-Piutang
UTANG-PIUTANG merupakan aktifitas yang tidak mungkin dihindari dalam kehidupan banyak orang. Islam membolehkan utang-piutang tapi dengan ketentuan sebagai berikut:

Berhutang Karena Terpaksa
orang yang ingin berutang hendaklah benar-benar karena terpaksa. Sebab menurut Rasulullah, utang merupakan penyebab kesedihan di malam hari dan kehinaan di siang hari.

Bahkan beliau pernah menolak menshalatkan jenazah seseorang yang diketahui masih meninggalkan utang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya. Rasulullah bersabda, “Akan diampuni orang yang mati syahid semua dosanya, kecuali utangnya.” (Riwayat Muslim).

Jangan Pernah Berniat Tidak Melunasi Hutang
orang yang berutang hendaknya ada niat yang kuat untuk mengembalikan. Orang yang memiliki niat seperti ini akan ditolong oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi Subhanahu Wata’ala bersabda: “Barangsiapa yang mengambil harta orang lain (berutang) dengan tujuan untuk membayarnya (mengembalikannya), maka Allah subhanahuwata’aala akan tunaikan untuknya. Dan barangsiapa mengambilnya untuk menghabiskannya (tidak melunasinya, pent), maka Allah akan membinasakannya.” (Riwayat Bukhari)

“Siapa saja yang berhutang, sedang ia berniat tidak melunasi hutangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang pencuri..” (HR Ibnu Majah)

Jangan Pernah Tidak Mencatat Hutang Piutang
harus ditulis dan dipersaksikan. Dua pihak yang melakukan transaksi utang piutang hendaknya menulis dan dipersaksikan oleh orang lain. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah Surat al-Baqarah [2] ayat 282.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini sebagai petunjuk dari Allah subhanahu Wata’ala jika ada pihak yang bermuamalah dengan transaksi non tunai, hendaklah ditulis, agar lebih terjaga jumlah, waktu dan lebih menguatkan saksi.

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan hutang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya..” (QS.Al Baqarah : 282)

Tidak Boleh Mengambil Keuntungan atau Manfaat
pemberi utang tidak boleh mengambil keuntungan atau manfaat dari orang yang berutang. Hal ini karena tujuan dari pemberi pinjaman adalah mengasihi si peminjam dan menolongnya, bukan mencari kompensasi atau keuntungan. Bahkan dianjurkan memberi penangguhan waktu kepada orang yang sedang kesulitan dalam melunasi utangnya setelah jatuh tempo. Hal ini berdasar firman Allah dalam Al-Baqarah ayat 280 serta sabda Rasulullah yang berbunyi, ”Barangsiapa ingin dinaungi Allah dengan naungan-Nya (pada hari kiamat, pent), maka hendaklah ia menangguhkan waktu pelunasan utang bagi orang yang sedang kesulitan, atau hendaklah ia menggugurkan utangnya.” (Riwayat Ibnu Majah)

Tidak Boleh Menunda-nunda Membayar Hutang
orang yang berutang hendaknya segera melunasi utangnya jika sudah mempunyai uang dan memberikan hadiah kepada yang memberi pinjaman. Rasulullah bersabda, “Menunda (pembayaran) bagi orang yang mampu merupakan suatu kezaliman.” (Riwayat Bukhari).

Setelah itu dianjurkan memberi hadiah. Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah disebutkan bahwa Rasulullah mempunyai utang kepada seseorang berupa seekor unta dengan usia tertentu. Orang itupun datang menagihnya. (Maka) beliaupun berkata, “Berikan kepadanya” kemudian mereka mencari yang seusia dengan untanya, akan tetapi mereka tidak menemukan kecuali yang lebih berumur dari untanya. Nabi (pun) berkata, “Berikan kepadanya.” Dia pun menjawab, “Engkau telah menunaikannya dengan lebih. Semoga Allah membalas dengan setimpal”. Maka Nabi bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam pengembalian (hutang).” (Riwayat Bukhari)

Jangan Pernah Meremehkan Hutang Walaupun Sedikit
“Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada hutangnya hingga hutangnya dibayarkan..” (HR Ahmad, at-Tirmidzi, ad-Darimi, dan Ibnu Majah)

Jangan Pernah Menunggu Ditagih Dulu Baru Membayar Hutang
“Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran hutang..’ (HR Bukhari dan Abu Daud)

Jangan Pernah Lupa Doakan Orang Yang Telah Menghutangi
“Barangsiapa telah berbuat kebaikan kepadamu, balaslah kebaikannya itu. Jika engkau tidak mendapati apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdoalah untuknya hingga engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya..” (HR Ahmad dan Abu Dawud)

Dan yang paling penting :

JANGAN PERNAH.... LUPA BAYAR....!!!

Semoga ALLAH mewafatkan kita dalam keadaan bersih, beriman dan bertakwa kepada ALLAH dan terbebas dari segala lilitan hutang. Aamiin
Read More

Tahukah Anda? Waktu Mustajab Berdoa pada Hari Jumat

Waktu Terbaik Untuk Berdoa Di Siang Hari Jum'at
3 Waktu Terbaik Untuk Berdoa Di Siang Hari Jum'at


Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,

فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّي فَسَأَلَ اللَّهَ خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ
"Di hari Jum'at ada satu waktu, tidaklah seorang muslim berdiri melakukan sholat lalu ia memohon kebaikan kepada Allah di waktu tersebut kecuali Allah akan mengabulkannya." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu]
Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata,
فينبغي الإكثار في يوم الجمعة من الدعاء رجاء أن يصادف هذه الساعة المباركة، ولكن ينبغي أن تحظى الأوقات الثلاثة المذكورة آنفا بمزيد من العناية؛ لأن الرسول صلى الله عليه وسلم قد نص على أنها ساعة الإجابة، والله ولي التوفيق
"Maka sepatutnya untuk memperbanyak doa di hari Jum'at dengan harapan bertepatan dengan waktu yang penuh berkah ini, akan tetapi sepatutnya juga untuk lebih memperhatikan tiga waktu ini, karena Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam telah bersabda bahwa itu adalah waktu dikabulkannya doa. Semoga Allah memberikan taufiq." [Fatawa Ibni Baz rahimahullah, 12/402]
KAPAN SAJA WAKTUNYA?
1. Ketika khatib duduk di atas mimbar sampai selesai sholat Jum'at. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
هِيَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الْإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلَاةُ
"Waktunya adalah di antara imam duduk diantara dua khutbah sampai sholat dilaksanakan." [HR. Muslim dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu'anhu]
Akan tetapi tidak boleh dibaca saat khatib sedang berkhutbah, karena yang diwajibkan saat itu adalah diam dan mendengarkan khutbah.
Hendaklah dibaca saat khatib tidak sedang berkhutbah, seperti ketika khatib sedang duduk di mimbar, atau dibaca dalam sujud atau sebelum salam setelah tasyahud akhir dan shalawat Ibrahimiyah.
Janganlah mengeraskan suara ketika berdoa karena termasuk adab berdoa pada asalnya adalah dengan suara pelan, dan agar tidak mengganggu orang lain.
Tidak ada dzikir dan doa dengan lafaz khusus di waktu ini, maka boleh berdoa apa saja untuk kebaikan dunia dan akhirat, namun lafaz doa yang terbaik tentunya yang berasal dari Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Tidak pula dilakukan secara berjama'ah dengan komando mu'adzin, ini termasuk menambah-nambah dalam agama.
2. Ba'da Ashar sampai Maghrib. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ بَعْدَ الْعَصْرِ
"Sesungguhnya di hari Jum'at ada satu waktu yang tidaklah seorang muslim memohon kebaikan kepada Allah 'azza wa jalla di waktu tersebut kecuali Allah akan mengabulkannya, waktunya adalah ba'da Ashar." [HR. Ahmad dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu'anhuma]
3. Akhir hari Jum'at, yaitu menjelang Maghrib. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً، لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ، فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ
“Hari Jum’at itu dua belas saat, tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah (pada salah satu saat) kecuali Allah akan mengabulkan permohonannya, maka carilah (waktu pengabulan itu) di akhir saat setelah Ashar.” [HR. An-Nasaai dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 703]
Sebagian ulama menguatkan pendapat bahwa waktunya hanyalah salah satu dari tiga waktu ini, akan tetapi dalil-dalil menunjukkan bahwa bisa saja bermakna semua waktu tersebut, karena hadits-haditsnya shahih dan maknanya tidak bertentangan. Pendapat ini yang dikuatkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah (Lihat Fatawa Ibni Baz rahimahullah, 12/401-402).
CARA MEMANFAATKAN WAKTU BA’DA ASHAR SAMPAI MAGHRIB DI HARI JUM'AT UNTUK BERDOA
1. Zhahir, yang nampak jelas bahwa makna hadits ini mutlak (umum), berdoa setelah Ashar sampai Maghrib dapat dilakukan kapan dan di mana saja.
2. Apabila dilakukan setelah sholat Ashar sambil menunggu sholat Maghrib di masjid maka ini lebih besar peluang dikabulkannya, karena orang yang menunggu sholat sama dengan orang yang sedang sholat.
3. Apabila sakit maka boleh dilakukan di rumah, lebih baik dilakukan di tempat ia melakukan sholat Ashar sambil menunggu Maghrib.
4. Seorang wanita juga dianjurkan untuk menunggu sholat Maghrib di tempat ia sholat Ashar di rumah seraya berdoa kepada Allah ta'ala.
5. Datang ke masjid lebih awal sebelum sholat Maghrib dengan maksud untuk berdoa setelah melakukan sholat tahiyyatul masjid.
[Lihat Majmu' Fatawa Asy-Syaikh Ibni Baz rahimahullah, 30/270-271]
Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/881592921990191
════ ❁✿❁ ════
Read More